Showing posts with label Aros. Show all posts
Showing posts with label Aros. Show all posts

October 30, 2012

Age Gap

Mungkin bagi kebanyakan perempuan early 20s kayak gue, ketika menjalin hubungan romantis, mereka mencari pasangan (pacar) yang seumuran. Berdasarkan observasi gue, mereka mencari orang yang banyak punya kesamaan dari diri mereka. Seperti : keternyambungan ngobrol, kenyamanan, tempat nongkrong dan hobi yang sama, pola pikir dan ke-saling mengertian (gue bisa ditabok pake KBBI nih nulisnya jelek begini haha). 85% dari teman gue (cewek) berkencan dengan orang yang sepantaran, yah beda 1-3 tahun lah ya...

Nah tapi gue... gue sendiri ngga pernah pacaran sama yang seumuran. Terakhir gue pacaran sama yang seumuran yaitu kelas 6 SD dan 1 SMP, ngga tau tuh diitung pacaran apa ngga hahaha. Kesini-kesininya gue selalu menjalin hubungan dengan orang yang lebih tua minimal 5 tahun dari gue (etapi mantan pacar gue ngga banyak loh ya). Kenapa itu bisa terjadi? Entahlah... sejujurnya, gue ngga tertarik dengan lelaki yang sepantaran gue. Maksudnya tertarik untuk menjalin hubungan gitu. Kalau buat temen main sih ya ayo-ayo aja. 

Gue sebenernya ngga membatasi tentang masalah umur dalam mencari pacar. Tapi entah kebetulan, entah lelaki yang sepantaran gue ngga tertarik sama gue, entah gue kurang cakep, atau lelaki yang lebih tua itu desperate ngga punya pacar sehingga pacaran sama gue... gue selalu pacaran dengan orang yang lebih tua dari gue.

Pacar gue yang sekarang selisih umurnya lebih dari 10 tahun  dari gue dan dia bukan duda yee... (belum gue verifikasi sih apakah dia duda atau bukan). Ini adalah selisih umur terpanjang selama gue menjalin hubungan dengan lelaki. Walaupun begitu, entah mengapa gue ngga melihat dia sebagai orang yang bedanya belasan tahun dan gue ngga melihatnya sebagai om-om.

And I really really enjoy this. Walaupun gue belum men-declare dia sebagai 'the one',  gue menemukan fakta bahwa gue dan dia cocok. We take and give everything and we fulfil each other. Intinya gue merasa sangat nyaman menjalin hubungan sama dia. Mungkin kenyamanan itu didapatkan gara-gara kedewasaan dan pengalaman dia kali ya. Kematangan emosionalnya juga pasti mempengaruhi perilakunya.

Gue menyebut dia sebagai 'fire extingusher' atau peredam amarah. Gue, sebagai dewasa muda atau remaja akhir, masih sering menghadapi ketidakstabilan emosi, perilaku impulsif, moody dan another disturbing behavior lainnya. Ketika begitu, dia sama sekali ngga merasa terganggu ketika gue marah-marah or what, he just sit calmly, listening me carefully dan sama sekali ngga berkomentar atau mengkritik gue. This is what I need!!! Ketika lo sedang ada masalah atau kesel, yang paling lo butuhkan hanya berbicara dan didengar. Tanpa komentar atau sanggahan. He always do the riiiight thing.

Terus hal lainnya : ngga banyak gaya. Mungkin masa-masa 'banyak gaya' dia sudah berakhir 15 tahun lalu kali ya... sekarang dia mungkin sudah mencapai tahap aktualisasi diri. Banyak gaya di sini maksudnya... yah you know... perilaku remaja yang 'mencoba segala hal untuk tahu mana yang baik dan yang buruk'. He already knows which one is good or bad. That's why, an older guy like my boyfriend ini enak banget diajak untuk diskusi dan dimintai saran yang objektif (alau kadang-kadang sudut pandang objektifnya cenderung jahat). Tapi hal-hal di atas ini ngga berlaku secara general ya, pasti ada perbedaan yang disebabkan oleh preferensi dan pengalaman si cowok. Tapi kurleb gitu deh...

Hal yang paling gue suka : Cowok-cowok early 30s itu kan tumbuh di masa 80s dan 90s. Dan menurut gue 80s dan 90s itu merupakan jaman yang sangat keren sekali. How people dress, movies, music... Especially music sih. Sebagai anak millenium yang suka musik (tapi ngga bisa main musik), gue banyak dicekokin oleh musik-musik band pop, RnB, penyanyi solo Pop yah pokoknya artis-artis yang masuk top 40 billboard deh. Beberapa dari mereka ya emang bagus ya... tapi beberapa juga punya musik yang homogen, alias itu-itu aja... Yah walaupun ada musik anti mainstream sih... tapi gue juga ngga demen-demen amat.

Nah di era 80-90 itu banyak banget band-band rock yang super cool. Dan gue tau ini dari pacar gue. Siapa lagi!! Kebetulan dia penikmat musik juga, sama kayak gue tapi tingkatan dia lebih tinggi. dia selalu memberikan referensi musik yang bagus. Dari band yang pernah gue dengar sayup-sayup seperti Firehouse, Journey, Sound Garden. Sampai band yang baru gue denger seperti Ace of Base (I love them the most!!), Blindmelon, Poison, Nelson... dan beberapa yang gue lupa. Wooow, they are cool. Pokoknya keren bangetlah musik 80-90an itu. Yah pokoknya, referensi musik gue jadi lebih banyak, dan gue sekrang udah jarang denger band pop-rock dan RnB-hiphop.

Banyak orang sekitar gue yang bilang "kok lo suka sama yang tua-tua sih?", "kalo lo udah kawin ditinggal mati duluan gimana?" (sumpah ini serem). Kalau ditanya kenapa, gue ngga bisa menjelaskan... wong yah jodohnya dan gue sukanya begitu... Hmmm tapi... berdasarkan analisis psikologi abal-abal gue... (yang sangat tidak valid dan reliabel karena gue masih mahasiswa psikologi, huhuhu) gue terlalu mengidolakan sosok ayah sehingga gue ingin mencari pasangan yang seperti ayah gue.Ya emang bener sih, gue mengidolakan beliau and we have a lot in common. Tapi ngga tau deh itu bener apa ngga... namanya juga analisis ala-ala.

Yah begitulah corat coret random gue di pagi hari. Hahaha. Lumayan panjang yeeee tulisannya.

Intinya (berdasarkan pengalaman gue) selisih usia yang jauh dengan pasangan ngga mempengaruhi hubungan secara signifikan. Beneran biasa aja. Gue memperlakukan gue sebagai orang pada umumnya. Tanpa gue hitung-hitungan umur atau pemikiran 'dia kan lebih tua, jadi gue harus nurut dan sopan sama dia. Dan gue lebih muda, seharusnya dia ngejagain dan mengayomi gue dong'. Ngga ada sama sekali. Gue bisa dengan bebasnya ngomong apapun ke dia, tanpa harus berlaku sopan. Dia juga ngga harus selalu berperilaku menjaga gue. like I said earlier, we fulfil each other. Sebenernya itu tuh yang penting dalam menjalin suatu hubungan, saling merasa nyaman, saling merasa memiliki, memiliki komunikasi yang baik dan saling menghormati. 'Saling percaya' yang sering diumbr-umbr aja ngga cukup laaah.

Hahaha. I babble too much ya? dan agak sok-sok inggeris gitu ye... biarin lah, namanya masih belajar...

CIAO!!

Nih dikasih bonus hasil jepretan di pacar :



 Pengen liburan deh jadinya.....

July 14, 2012

Jakarta, 11 Juli

Jadi, tanggal 11 Juli kemarin warga Jakarta sedang melakukan apa yang disebut pesta demokrasi karena mereka akan memilih gubernur baru untuk masa jabatan 5 tahun ke depan. Gue ngga ngikutin banget sih beritanya, tapi kayaknya cukup seru. Dan katanya akan ada putaran ke-2 Pilkada, karena tidak ada satupun calon gubernur yang mendapatkan jumlah suara lebih dari 50%.

Nah. Berhubung gue dan Aros bukan warga Jakarta, kita memutuskan untuk jalan-jalan pada hari tersebut. Berangkat dari jam 10 pagi sampai jam 5 sore, kamu menuju pusat kota menggunakan kendaraan umum!! (biasanya naik taksi, mengingat jalanan yang macet dan udara yang panas). Penggunaan kendaraan umum ini dilakukan karena kami berasumsi jalanan Jakarta ngga macet, penghematan karena naik taksi mahal serta ya... kami ngga punya kendaraan di Jakarta ini :p


 

Yang pertama kami naik Commuter Line dari Stasiun UI, lalu naik busway dari Setiabudi, yang kesana-kesananya dan ketika pulangnya naik kopaja, naik metromini, naik angkot!! Dan ternyata menyenangkan arena jalanan sepi banget saudara-saudara. Jalan-jalan yang biasanya rame semacam Sudirman dan Thamrin terlihat lengang. Dan kebetulan cuacanya ngga gitu panas. Coba Jakarta tiap hari seperti ini, pasti pengguna kendaraan umum akan senang.


 

Karena ngga tau mau jalan kemana, akhirnya kami melakukan wisata Mall. Ke Sarinah, eX, Grand Indonesia dan Plaza Indonesia. Kebetulan Aros belum pernah ke kedua Mall bergengsi di Jakarta ini. Lumayan pegel juga ya jalannya. Tapi seneng juga di Mall nya ngga terlalu ramai, pengunjung mulai berdatangan ketika kami hendak kembali ke Depok pada sore hari.

Besok harinya gue pegel-pegel. Terlalu banyak jalan kayaknya. Gile juga ya itu ngiterin mall segede gitu bisa sekalian olahraga juga. Hehehe.





 

CIAO!!

April 29, 2012

That 70s,80s, 90s guy


Dating an older guy is such a ….. (undescribable). He ALWAYS know things I didn’t know, and that’s pretty irritating. For example, last month we decided to watch Mission Impossible. I watched the 1st, 2nd and 3rd movie, and I love it. so much (actually I love the crashing cars, explosion, big gun, and another boy stuff).
Me and him, walked into the theater.

Me : Did you watch the 1st and 2nd and 3rd movie?
Aros : Ya, sure. they were cool. I also watched the tv series when I was a kid.
Me : *gasp* TV series? Mission Impossible was a Tv series?
Aros : You didn’t know? ha ha poor you.
Me : I don’t know…

The he started babbling about Mission Impossible TV series. about the actors, the character, the storyline, etc etc. he didn’t stop. Then he stopped, he looked at me.

Aros : I bet you didn’t know that there was The A-Team Tv series too.
Me : ……. I didn’t
Aros : Hahahaha. Poor you. you keep mocking me that i grew up in the 70s, 80s and 90s huh? now see? that’s a cool thing. The Tv series were awesome, mission impossible, the a-team, McGyver
Me : Shut up. I know McGyver.

And this too.

Aros : So… you’re a gemini right?
Me : Yeah. Why?
Aros : Gemini is the powerful enemy in Saint Seiya anime. He is … (Then he babbled again -___-)
Me : ….


And Today.
I tweet him about how busy he is. but it was not a serious thing. I tweeted then he replied.


I got so curious then I googled the lionman shishimaru things. Here’s the result :

I SWEAR TO GOD. I never seen anything like this before
Boy.boy.boy.

January 27, 2012

Lion King = Raja Singa = Syphilis

Tadi siang, gue melakukan percakapan melalui BBM (blackberry messenger) dengan Aros. Gue cerita sama dia bahwa gue baru saja mendownload film Lion King, film yang ingin banget gue tonton sejak sebulan yang lalu. Gue bilang sama dia betapa kangennya gue sama Simba, Nala, Mufasa, Rafiki, dll. Lalu beberapa saat kemudian :

Aros : Udahan syphilisnya?
Gue : Heh? apaan sih ngga ngerti?
Aros : Katanya tadi kamu syphilis?
Gue : APAAN SIH?!? (ini beneran bingung)
Aros : Hehehe, ngga ngerti ya kamu... Lion King = Raja Singa = Syphilis
Gue : WHAT?!?!!?

Saat itu juga gue pengen loncat ke tempat dia berada dan gelitikin dia sampe pingsan.

Meet Aros :)